Klub Pengetahuan Perempuan Muda dibentuk pada tahun 2025 oleh Anotasi dan situs criticalgirlhoodstudies.org. Ini adalah kegiatan pertama kami!
Klub Pengetahuan ini ngajak perempuan muda Indonesia mengembangkan dan berbagi pengetahuan tentang kehidupan mereka sendiri.
Perempuan muda atau individu yang mengidentifikasi diri sebagai perempuan muda Indonesia berusia 15-20 tahun, dari mana saja, yang tertarik dengan isu gender & sosial.
Kami akan memilih 8 (delapan) orang kolaborator terpilih yang akan kami umumkan melalui email dan media sosial. Kolaborator dipilih berdasarkan jawaban yang kamu tulis di formulir pendaftaran.
⚠ Pengingat:
Jika kamu belum memiliki KTP, nanti akan diminta surat izin dari orang tua/wali untuk mengikuti kegiatan ini.
Jika terpilih, kamu wajib berkomitmen mengikuti semua 6 pertemuan hingga akhir kegiatan.
Kajian tentang perempuan muda (atau dalam bahasa Inggris disebut girlhood studies atau girls’ studies) sudah ada sejak tahun 1980-an di Inggris, Amerika Serikat, dan Australia. Tapi, kebanyakan penelitian di negara-negara itu fokusnya sama pengalaman perempuan muda kulit putih.
Padahal, tentunya pengalaman mereka beda sama kehidupan perempuan muda di Indonesia seperti kita dan negara berkembang lainnya.
Di Indonesia, kehidupan perempuan muda masih jarang diteliti dengan sudut pandang yang asalnya dari pengalaman kita sendiri. Padahal, sebagai negara yang banyak anak mudanya, bikin pengetahuan yang benar-benar mencerminkan kehidupan perempuan muda Indonesia penting banget, lho!
Lagian, banyak program atau bantuan dari negara-negara maju yang masuk ke Indonesia. Jadinya, semakin penting buat mastiin kalau pengetahuan tentang kita nggak hanya dibuat oleh orang luar, tetapi juga oleh kita sendiri.
Melalui Klub Pengetahuan Perempuan Muda, Anotasi dan criticalgirlhoodstudies.org mau membuka ruang buat lebih banyak perempuan muda seperti kita untuk berbicara, berbagi, dan menulis tentang pengalaman kita sendiri.
Kami ngajak kamu untuk menjadi kolaborator buat sama-sama menciptakan dan menyebarkan pengetahuan tentang kehidupan perempuan muda di Indonesia.
Sebagai kolaborator, kamu akan:
✅ Mengikuti seri diskusi & presentasi (6 pertemuan daring)
✅ Mempelajari dan mendiskusikan kajian perempuan muda (girlhood studies)
✅ Membuat karya yang akan diterbitkan di Anotasi.org & criticalgirlhoodstudies.org
✅ Bergabung dalam komunitas perempuan muda yang peduli pada isu sosial & gender
Kegiatan ini terdiri dari 6 pertemuan daring (online) yang akan membahas berbagai aspek kehidupan perempuan muda dan bagaimana kita bisa menciptakan pengetahuan tentangnya.
📖 Pertemuan 1 – Sabtu, 13 September 2025 (10.00-11.30 WIB)
Kenapa kita perlu mengkaji kehidupan perempuan muda?
📖 Pertemuan 2 – Sabtu, 27 September 2025 (10.00-11.30 WIB)
Apa itu kajian perempuan muda (girlhood studies)?
📖 Pertemuan 3 – Sabtu, 11 Oktober 2025 (10.00-11.30 WIB)
Kritik terhadap Girlhood Studies
📖 Pertemuan 4 – Sabtu, 25 Oktober 2025 (10.00-11.30 WIB)
Memahami dan meneliti kehidupan perempuan muda Indonesia dengan lebih kritis dan adil
📖 Pertemuan 5 – Sabtu, 8 November 2025 (10.00-11.30 WIB)
Menciptakan pengetahuan baru tentang perempuan muda Indonesia
📖 Pertemuan 6 – Sabtu, 29 November 2025 (10.00-11.30 WIB)
Penyebaran pengetahuan baru tentang perempuan muda Indonesia
Detil kegiatan lebih lanjut akan kami bagikan ke kolaborator terpilih.
📚 Seri diskusi dan presentasi (total 6 kali pertemuan) berdasarkan hasil refleksi bacaan dan pengalamanmu.
📝 Membuat pengetahuan baru tentang perempuan muda Indonesia dalam bentuk karya tulis atau karya seni lainnya.
📢 Penerbitan dan diseminasi pengetahuan yang kamu ciptakan.
📜 Sertifikat elektronik
🎁 Ucapan terima kasih senilai Rp500.000 di akhir kegiatan
📖 Hak penuh atas karya yang diterbitkan
🤝 Akses ke jaringan Klub Pengetahuan Perempuan Muda
📄 Surat referensi dari fasilitator (jika dibutuhkan)
#PengalamanAdalahPengetahuan
Pemimpin Redaksi, Pendiri
Annisa adalah dosen Cultural Studies di School of Culture and Communication, University of Melbourne, Australia. Fokus penelitiannya adalah isu subjektivitas politik, kaum muda, dan politik pengetahuan. Annisa percaya pengetahuan selayaknya tidak hanya berpusat di lokasi tertentu dan wajib dapat diakses dan dibagikan ke banyak orang.
Ketua, Pendiri
Setelah menjadi wartawan dan ahli komunikasi di perusahaan teknologi (Traveloka dan GoPay), Marissa kini fokus membangun Anotasi sambil menulis dan meneliti. Ia mendapatkan gelar master di bidang Women and Gender Studies dari San Francisco State University, dengan fokus penelitiannya politik pengetahuan dan perempuan muda Indonesia. Ia percaya produksi pengetahuan harus dilakukan secara bertanggung jawab (knowing responsibly).
Adding {{itemName}} to cart
Added {{itemName}} to cart