Ketua, Pendiri
Setelah menjadi wartawan dan ahli komunikasi di perusahaan teknologi (Traveloka dan GoPay), Marissa kini fokus membangun Anotasi sambil menulis dan meneliti.
Ia mendapatkan gelar master di bidang Women and Gender Studies dari San Francisco State University, dengan fokus penelitiannya politik pengetahuan dan perempuan muda Indonesia. Ia percaya produksi pengetahuan harus dilakukan secara bertanggung jawab (knowing responsibly).
Asisten Editorial
Ebi adalah seorang perantau dari Lampung dan lulusan Ilmu Politik di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 2025. Ia fokus pada hak asasi manusia, keadilan sosial, dan kekerasan berbasis gender.
Bagi Ebi, setiap pengalaman yang dimiliki perempuan adalah politik, karena kehidupan sehari-hari memperlihatkan bagaimana ketimpangan kekuasaan bekerja secara nyata. Ia percaya bahwa perjuangan untuk keadilan sosial berarti menciptakan ruang yang lebih adil bagi semua
Pemimpin Redaksi, Pendiri
Annisa adalah dosen Cultural Studies di School of Culture and Communication, University of Melbourne, Australia. Fokus penelitiannya adalah isu subjektivitas politik, kaum muda, dan politik pengetahuan.
Annisa percaya pengetahuan selayaknya tidak hanya berpusat di lokasi tertentu dan wajib dapat diakses dan dibagikan ke banyak orang.
Produk, Pendiri
Digital Product Designer dengan 16 tahun+ pengalaman di dunia Tech Indonesia. Lulusan magister Design & Technology dari Parsons School of Design, dan pernah kerja di Traveloka, Blibli, Tokopedia, dan Bytedance.
Gracefully dyslexic, punya kesukaan untuk mengide dan mengulik perpaduan antara teknologi, desain, dan ilmu pengetahuan. Paling tidak suka kalau dilabeli di satu box profesi saja.
Penasihat
Andina Dwifatma mengajar di Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Minat penelitiannya meliputi kajian media dan politik kebudayaan. Selain meneliti dan mengajar,
Andina juga menulis sastra. Novel terbarunya, “Lebih Senyap dari Bisikan” terpilih sebagai “Buku Sastra Pilihan Tempo 2021”. Andina juga tercatat sebagai Research Affiliate di School of Languages, Literatures, Cultures, and Linguistics (LLCL), Monash University, Australia.
Sosial Media
Sophia Mega telah bekerja di bidang media sosial dan komunitas selama 8 tahun. Ia tertarik pada storytelling dan bagaimana komunikasi membangun kedekatan antarmanusia. Ia juga menulis Anatomi Perasaan Ibu (EA Books, 2023), yang lahir dari keresahannya terhadap glorifikasi narasi keibuan.
Saat ini, ia membangun @tamasyakedaikopi dan Round Coffee Table Club sebagai ruang untuk mempertemukan percakapan dan orang-orang dalam ekosistem kopi.
Adding {{itemName}} to cart
Added {{itemName}} to cart