Membaca Sastra Melalui Ingatan Martin Aleida

Koleksi ini menghadirkan perjumpaan dengan sastra dan sejarah yang tidak pernah selesai, tentang tubuh yang kehilangan nama, ingatan yang diwariskan lintas generasi, ruang privat yang dibuka untuk dimasuki orang asing, hingga upaya membumikan diskusi sastra yang selama ini terpusat di kota. Digagas oleh Lingkar Sastra Tangerang, artikel-artikel ini menunjukkan bahwa membaca Martin Aleida bukan sekadar menelusuri karya seorang penulis, melainkan proses kolektif untuk merawat memori ’65 yang terus-menerus dipaksa dilupakan oleh negara.